“Cry……forgive…..learn…..move on.. Let’s your tears water the seeds of our future happiness….”

Forgiving someone doesn’t mean you’re ok with what they have done…

It means you’re not allowing what they’ve done to have control over…

“Memaafkan” itu sangat mudah sekali terucap , dan mengulang kesalahan  itu juga mudah sekali terulang, seakan kata  “maaf’ bisa menghapuskan semua luka dan airmata, memaafkan  tidak bisa mengubah masa lalu, tapi pastinya bisa mengubah masa depan.

“Memaafkan bukan karena dia layak untuk dimaafkan, tapi kita layak untuk bahagia”

Aku mulai memaafkan diriku karena akhir2 ini mulai tidak bisa se-intens dulu lagi membuat makanan yang sehat untuk anak2ku, aku mulai memaafkan diriku  dengan segala kekuranganku untuk hidup lebih seimbang , selaras dengan alam , dan lebih menerima adanya dualitas kehidupan, memeluk luka ,merawatnya ,berdamai dengan ketidak-nyamanan dan hidup untuk saat sekarang dengan mengurangi kekhawatiran akan masa datang,dan lebih mensyukuri akan apa adanya.

“Cry……forgive…..learn…..and move on.

Let’s your tears water the seeds of our future happines….”

Mungkin kamu  juga lagi  belajar untuk bisa memaafkan dengan tulus?

Mungkin hal pertama yang harus dilakukan adalah “memaafkan diri sendiri ” ?

“Don’t expect a good life….

just expect to be good in life…..”

Ya…segala kemungkinan harus dicoba untuk kesehatan jiwa raga dan ketenangan batin, untuk menuju perjalananan yg bernama “kebahagiaan ”

Kalau tidak bisa membahagiakan setidaknya jangan menyakiti.

“Forgiveness is a freedom,

the only way to heal and  a gift for yourself”.

Lately i’ve been replacing my i’m sorry with thank you, like instead of “sorry for being such a mess ” , i’ll say “thank you for loving me  and caring about me unconditionally .

Dengan kata2 yang positif sangat mengubah caraku berpikir dan merasakan improvisasi dalam hubungan dengan yang lain , mengubah diri sendiri itu lebih mudah daripada orang lain, dan jangan pernah sekali pun menggantungkan harapan untuk bisa “bahagia” ditangan orang lain.

“Happines is not out there…. it’s in you….”

you responsible for your own happines….

Bila saat ini kita tidak bahagia karena “sesuatu” yang belum kita miliki,  maka seumur hidup kita tidak akan pernah bahagia, belajarlah melepas kan “ku” dan menikmati dengan sadar dengan nama “sekarang”

“Realize deeeply……

that the present moment is all you ever have”.

 

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s