Happines is a journey.. not a destination..

Hari ini merupakan satu2nya harta yg benar2 kita miliki, pandanglah hari ini, sebab inilah hidup, hidup yg benar2 hidup, kemarin hanyalah mimpi, dan besok hanyalah bayangan, tapi hari ini sungguh ada dan membuat kemarin jadi mimpi bahagia,dan besok jd bayangan berpengharapan, Masa depan adl hari ini, tidak ada hari esok.

Setiap hari merupakan kehidupan baru bagi org bijaksana.

Ketenangan jiwa yg sejuk berasal dr kesediaan menerima hal yg paling buruk , itulah pelepasan energi yg membuat hati lega

Jika anda mempunyai persoalan yg menyangkut kesedihan hati, pakailah resep mujarab bikinan Willis H. Carieer(seorg insinyur berotak cemerlang ):

  1. Tanyakan pd diri anda  “kemungkinan paling jelek yg dapat terjadi?
  2. Bersedialah menerima kemungkinan jelek tersebut,kalau memang perlu.
  3. Kemudian dg tenang,cobalah memperbaiki yg plg jelek tersebut.

Kekuatan yg paling menyegarkan jiwa adl agama yg sehat, tidur, musik ,serta ketawa.

Percayalah kepada Tuhan, belajarlah tidur dengan pulas, gemarilah musik yg indah, lihatlah segi hidup yg menyenangkan, maka hidup anda akan sehat dan bahagia.

Memang semua terasa sgt gampang diucapkan, namun sulit untuk dilakukan, Salah Satu paradox kehidupan adalah apapun emosi yang kita tolak akan kembali ke kita, apa yang ingin kita hancurkan akan semakin padat, sementara untuk mencairkan dan mengalir kita perlu menghadapinya, merawat bahkan memeluknya.

Selama ini banyak yang masih menganut pemikiran “yang baik diambil yang jelek dibuang”.

Dan kita menganggap kemarahan adalah sesuatu yang jelek dan patut di enyahkan.

Dijaman  penuh dengan orang sibuk ini, kita perlu untuk berhenti dan melihat kedalam apa penyebab kemarahan kita, di permukaan kita selalu menemukan kambing hitam, bahwa orang lain atau situasilah penyebab kemarahan kita.

“kalau dia tidak melakukan itu kan saya tidak akan marah” begitulah pembenarannya.

Padahal kita juga tahu bahwa ada orang-orang yang mendapat situasi yang sama namun tidak bereaksi marah.

Jadi kita perlu menyadari bahwa penyebab primer dari kemarahan kita adalah program-program di dalam diri yang terbentuk dari ketidaksadaran.

Kemarahan, kebencian begitu pula dengan kesedihan adalah bagian dari diri ini, ia lahir dari ketidaktahuan, persepsi yg keliru, kurangnya pengertian dan welas asih , untuk itu ia memerlukan perhatian, sentuhan dan pelukan bukan sebaliknya.

Sometimes in life,we become so focused on the 

finish line..

that we fail to find joy in the journey…

Do you want to meet the love of your life?

“Look into the mirror”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s