Yesterday i was clever, so i wanted to change the world, today i am wise, so i am changing my self

“inner peace”  terasa menenangkan hati yg luka, kemarahan yg membludak ,kekecewaan akan harapan dr org2 yg tidak sesuai keinginan kita?

life is not happening to you, but responding to you?

sadari selalu,kita tidak mempunyai kontrol dalam mengubah seseorg, namun selalu mempunyai kemampuan untuk mengubah diri sendiri?

seperti yg pernah aku bahas dulu, manakah yg lbh bahagia dicintai atau  mencintai ?

kemarahan hadir adl bagaikan isyarat untuk kita mengambil waktu, masuk ke dlm batin dan menenangkan diri dan barulah mengarah keluar.

biasanya org beRe-aksi karena ada kejadian di masa lalu yg masi mengganjal, kejadian itu mungkin sekali oleh kesadaran pada saat itu telah dimaknai, lalu membentuk menjadi program yg secara otomatis bekerja bila kejadian tertentu terjadi.

makanya disebut reaksi(re-aksi= aksi yg diulang), sebagus apapun program tetaplah program,sementara kita bukanlah robot.

seringkali dlm hidup, kita terkondisikan (baca :terprogramkan) untuk memberi syarat pada kebahagiaan diri untuk menggantungkan kedamaian hati kita pd org lain atau situasi tertentu ,sehingga bila situasi atau seseorg berlaku tidak sesuai dengan keinginan kita, maka emosi negatif memicu (dikutip dr pak gobin vasdev)

mungkin kita terlalu banyak berharap sesuai dg keinginan , “ Milikku”   yang menjadi salah 1 sumber yg bernama ego yg membuat kita merasa marah… karena uangku, suamiku, ankku maka “aku” menjadi sedih, marah dan terluka..

apakah kita peduli kalau uang org lain yg dicuri, suami org lain selingkuh? semua “aku ” dan punyaku adl ilusi..

“Ego” is the only requirement

 to destroy a relationship….

be a bigger person, skip the ‘e’ &let it “go”

semua didunia ini hanyalah pinjaman dr Sang ilahi, krn pd dasarnya kita lahir tanpa apa2, ayo tmn2, mari kita mengubah diri sndiri jika memang kita tidak bs mengubah keadaan, mulai dari hal2 kecil dlm hidup kita,.

aku juga lg belajar berusaha bgtt melepaskan ego, mengubah pandangan kacamata sendiri,tanpa menjudge org lain lagi.

teringatku dg cerita tentang sepasang suami istri yg setiap pagi duduk di dekat jendela , menikmati sarapan pagi.,sang istri mengomentari cucian tetangganya yg tidak bersih,bahkan menjudge tetangganya tidak tau caranya mencuci baju yg bener karena kotor, sang suami hanya tersenyum saja,

keesoknya sang istri tetap mengkritik sampai seblnan,suatu hari akhirnya sang istri menyindir tetangganya ke suaminya, akhirnya…tetangganya sudah bisa mencuci baju dg bersih…ya.. karena suaminya bangun lebih pagi membersihkan jendela rumah mereka yg menghadap ke jemuran tetangga.

Dlm hidup, mungkin semua tidak seperti yg kita lihat, kita diciptkan juga hidup bersama, dlm kehidupan , beruntung sang istri punya suami yg bijak , yg bisa membantunya melihat sesuatu yg indah tanpa hrs beragumen siapa benar dan salah.

aku dan suamiku menuliskan rules ini didlm kartu undangan pernikahan kami supaya kami selalu bisa saling mensupport,menjaga, dan bersama sampai hembusan nafas terakhir…

how lucky i am can be a wife and mom of 2 angels..

H.U.S.B.A.N.D

He Understands Situations Better and Never Disappers….

W.I.F.E

We In For Eternity

L.O.V.E

Live One Value Everything

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s